Rabu, 11 Februari 2015

UNTUKMU TEMAN
 
Segala puji bagi Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat, hidayah dan Inayahnya pada kita semua. Sholawat dan salam senantiasa kita ajung agungkan kepada baginada Nabi Muhamad SAW. Semoga kita mendapatkan syafaatnya di hari kiamat. Aamiin.
Kesempatan ini saya ingin berbagi cerita dan share kepada pembaca semua tentang sandiwara dunia. Dunia sekarang diselimuti kemunafikan, kalimat pertama yang menjadi ungkapan perasaan penulis saat ini. Sungguh kebaikan, kejujuran, dan ketulusan tertidas dengan kemunafikan. Saat ini kemunafikan dijadikan senjata untuk bertahan hidup yang kita kenal dengan panggung sandiwara yang kini menjadi senjata utama untuk meraih sebuah impian. Apalagi dalam dunia kerja, kemunafikan menjadi pemenang. Kejujuran, ketulusan dan pengabdian besar hancur lebur tak tersisa digrogoti dengan sandiwara.

Persaingan saat ini memang sangat busuk, teman menjadi lawan, sahabat menjadi ancaman, teman selimutpun berhianat ketika duduk dalam satu lingkaran. Sangat disayangkan pemimpin saat ini lebih percaya dengan kemunafikan. Wajah anggun seolah mencerminkan kepiawaian yang sebenarnya itu adalah kebohongan. Lebih dari penjilat yang sesungguhnya. Mampu membuat orang terkesima. Untuk itu, bersabarlah wahai soabt yang mungkin anda saat ini jatuh akibat dari orang-orang yang tidak suka dengan anda, berhati-hatilah.. Saat ini memang anda kalah, ingatlah dunia berputar dan waktu yang akan menjawab. Suatau saat mereka akan mengetahui siapakah PAHLAWAN SEJATI yang sebeanrnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar