UNTUKMU TEMAN
Kesempatan
ini saya ingin berbagi cerita dan share kepada pembaca semua tentang sandiwara
dunia. Dunia sekarang diselimuti kemunafikan, kalimat pertama yang
menjadi ungkapan perasaan penulis saat ini. Sungguh kebaikan, kejujuran, dan
ketulusan tertidas dengan kemunafikan. Saat ini kemunafikan dijadikan senjata
untuk bertahan hidup yang kita kenal dengan panggung sandiwara yang kini
menjadi senjata utama untuk meraih sebuah impian. Apalagi dalam dunia kerja, kemunafikan
menjadi pemenang. Kejujuran, ketulusan dan pengabdian besar hancur lebur tak
tersisa digrogoti dengan sandiwara.
Persaingan
saat ini memang sangat busuk, teman menjadi lawan, sahabat menjadi ancaman,
teman selimutpun berhianat ketika duduk dalam satu lingkaran. Sangat
disayangkan pemimpin saat ini lebih percaya dengan kemunafikan. Wajah anggun
seolah mencerminkan kepiawaian yang sebenarnya itu adalah kebohongan. Lebih
dari penjilat yang sesungguhnya. Mampu membuat orang terkesima. Untuk itu,
bersabarlah wahai soabt yang mungkin anda saat ini jatuh akibat dari
orang-orang yang tidak suka dengan anda, berhati-hatilah.. Saat ini memang anda
kalah, ingatlah dunia berputar dan waktu yang akan menjawab. Suatau saat mereka
akan mengetahui siapakah PAHLAWAN SEJATI yang sebeanrnya.